Menapaki Keindahan Terumbu Karang di Kabupaten Raja Ampat

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya untuk menginjakkan kaki di Raja Ampat, hari itu adalah hari Sabtu ketika saya mendapatkan telepon untuk melakukan kegiatan survei ekologi terumbu karang.

Ada perasaan tidak sabaran dan sedikit rasa takut karena sebelumnya saya mendengar kabar bahwa teman saya yang pernah juga melakukan kegiatan survei mengalami musibah berupa terbaliknya kapal akibat ombak yang cukup kencang.

Hari minggu tanggal 28 Oktober 2012 berangkatlah saya bersama Hollanda untuk melakukan kegiatan survei di Kabupaten Raja Ampat.

Hari selasa tanggal 30 Oktober 2012 kami mulai melakukan kegiatan survei

Hari itu cuaca cukup cerah saya bersama Pak Nixon buddy saya selama kegiatan mendiskusikan tempat yang akan kami selami. Lokasi yang akan saya selami pertama ini adalah Wayim Sopen yang terletak di bagian Pulau Waigeo Timur. Kami berdua turun pada kedalaman 4 meter arus permukaan yang cukup kencang di atas tidak menyurutkan niat saya untuk menyelami perairan tersebut.

Ketika turun kami langsung di sambut oleh hamparan terumbu karang yang bisa di bilang cukup rapatĀ  kondisi karang di area ini sangat baik. Sekitar 80% area yang saya selami tertutup hard coral beraneka jenis, ditambah visibility (jarak pandang) yang baik sekitar 15 meter.

Beberapa jenis ikan terumbu seperti ikan naso hexacanthus dan ikan jenis pterocaesio tile famili Caesionidae dan Scarus sp terlihat melakukan kegiatan scholling jumlahnya saya bisa perkirakan mungkin sekitar ratusan, hmmm yang cukup menarik adalah ukuran ikan tersebut yang cukup panjang sekitar 30-45 cm sesuatu yang saya jarang sekali lihat. Berbagai jenis ikan terumbu jenis Sweetlips dan ikan juvenile macolor nigerĀ  cukup banyak ditemukan dan yang paling saya sukai adalah berbagai jenis ikan Pomacentridae berukuran kecil dengan warna yang khas tampak bergerombol mengelililngi saya..hahaha

Spesies Naso hexacanthus famili Acanthuridae

Spesies Naso hexacanthus famili Acanthuridae

Hari itu kami melakukan kegiatan penyelaman di dua lokasi, satu lagi berlokasi di Saunak Munde..
Di titik berikutnya tidak terlihat terumbu karang yang indah sejauh mata memandang hanya terlihat hamparan patahan karang khususnya di kedalaman 6 meter hingga 10 meter…ada sedikir rasa pilu juga melihatnya..hmmm usaha konservasi harus sejalan juga dengan pemanfaatannya..

Penyelaman hari pertama berlangsung cukup lancar sepanjang perjalanan pulang saya dimanjakan oleh pemandangan yang luar biasa indah dimana hamparan tebing yang bersatu langsung dengan lautan. Jujur saya terpesona oleh keindahan alam Papua. Sesuatu yang sangat jarang saya jumpai di Pulau Jawa….

Spesies Paracirrhites forsteri ikan hawkfish yang bersembunyi di celah terumbu karang

Spesies Paracirrhites forsteri ikan hawkfish yang bersembunyi di celah terumbu karang

Chaetodon vagabundus Spesies ikan karang yang termasuk jenis ikan indikator kesehatan terumbu karang

Chaetodon vagabundus Spesies ikan karang yang termasuk jenis ikan indikator kesehatan terumbu karang

Salah satu ekosistem Terumbu Karang di Raja Ampat

Salah satu ekosistem Terumbu Karang di Raja Ampat

sukma

Menyelami Raja Ampat

???????????????????????????????