Indonesia Explore : South East Moluccas

Indonesia Explore : South East Moluccas

A Beautiful Coral Reef When we were sailing From Maumere to Saumlaki

A natural coral which is a little disturbance from human (C) Janine

Indonesia is a large island from Weh to Merauke, with so many island especially in east region, mostly for ecological data for coral reef and socio-economic aspect is very limited, but actually this data is needed to developed some marine protected area to ensure sustainibiity food and protected the biodiversity. Maluku Barat Daya (South West Moluccas) Is an area where located in South West Moluccas. There were so many island here likes Alor (East Nusa Tenggara), Nyata, Babar, Moa, Wetar, Romang. So WCS (Wildlife Conservation Society) and WWF (World Wildlife Fund) were collaborated for  conducted and collected ecological data for coral reef and reef fish.this activitiy was participated by 6 people, i.e. Khaifin “Iping”, Taufik “Opik” Abdillah (WWF-Indonesia), Stuart Campbell, Fakhrizal “Ubun” Setiawan, Nils Krueck and me Sukmaraharja. I Just want to give you some a little description in forgotten island. It was excited when you found group of schooling lutjanid, Acanthurid in the water, and the sea fans, soft coral, and hard coral is really awesome and colorfull. Sometimes you found schooling barracuda, and I was quite lucky when I found a schooling barracuda and hammerhead shark.

In this trip we start sailing  from Maumere-Alor- to Saumlaki in South East Molucas (Yamdena Island, Tanimbar). From this journey I have noted about what species has been found and what does interest for each of site. Here was my noted.

Clownfish valley

This site was located in Alor region, this location was really calm with good visibility and so many clownfish lived in anemone with symbiosize mutualism. This location really colorful with so many soft coral and good visibility and the water was really cool.

Alor Region – west coast of Wetar

At the afternoon when we haeding to Wetar, and we tryied to come out from Alor, we see amazed  pilot, I expected  maybe  fifty dolphins were swiming in the behind a boat Ondina. Next trip we sailed to West Wetar, in this location is one of perfect area with good visibility water and colorful sea fans, normally we always did see napoleon wrasse, trevallies. and I heard after finishing dived on the site about water crocodile from boat crew, Fortunately none of the divers encountered it underwater, but it was really scary!!

Grouper Fate

So, the question is why do we called this site with grouper fate??

The atoll around the islands of Amortaun and Materialam proved to have some of the finest diving in the region. We dived the NW point early in the morning on day 8 and were greeted by scores of leopard groupers, as well as a large school of Bumphead parrotfish, Second dive on the west side of the atoll was similar, with the same aggregations of groupers, napoleon wrasses and a nurse shark.  

A couple of fishing boats we met told us every year massive aggregations of leopard grouper occur in this area. Spawning Aggregation Sites (SPAGs) of grouper. Accroding to the fishermen, on August – November fishermen can catch 3 – 4 tons of grouper in just two weeks in this area (Richard Buxo notes)

Finally we dived for 28 samples, and my journey has been finished in Saumlaki, Tanimbar.. I have resumed from this trip

  1. There are so many high abundance and biomass which was found frequently of each site. High biodiversity was represented low disturbante especially from people activity likes bombing or potassium
  2. Good condition for coral cover, mostly with soft coral and the flow and visibility is goof for tourism activity.
  3. Aspect socio-economic is needed to observe perspective from local people and what is the issues and problems to develop MPA.

with so highly for abundance and biomass of reef fish and a good condition of coral reef I think South West Mollucas is must be protected as marine protected area But unfornutelly I see the big problem about so difficult acess to come to here, and it was also admitted by local people when we tried to talk to him, he just give opinion so difficult acess for children to school and to down town, and for gasoline is really high prizes. Marine Ministries of Fisheries (MMAF) Republic Indonesia has a target to achieve 20 ha (hectares)  Marine Protected area in 2020, So it will be challenged for Indonesia to develop some MPA here with so many limitedness and hard to acess area.

Advertisements

Explore Indonesia : Pulau yang terlupakan, Maluku Barat Daya

Maluku Barat Daya

Maluku Barat Daya

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang sangat besar, wilayah perairan laut yang luas serta potensi pulau-pulau kecilnya  merupakan salah satu keuntungan tersendiri, di satu sisi akses, sarana dan prasarana yang terbatas mungkin masih menjadi satu permasalahan klasik wilayah di Indonesia timur

Pulau yang terlupakan begitulah kesan yang saya dapat ketika menyusuri pulau-pulau kecil di sekitar Maluku Barat Daya. Maluku Barat Daya sendiri merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

This slideshow requires JavaScript.

Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama WWF Indonesia, Wildlife Conseration Society Indonesia Program dalam rangka  penilaian kawasan konservasi perairan untuk perikanan berkelanjutan. Beberapa aspek yang diukur adalah kelimpahan dan biomassa ikan karang serta tutupan karang hidup, selain itu diukur juga reef rugosity untuk melihat secara lebih mendetail terkait kondisi perairan di Maluku Barat Daya. Dalam kegiatan ini saya juga bernostalgia dengan kawan lama saya Taufik dimana terakhir kita melakukan penyelaman bersama di tahun 2009 dalam  kegiatan XPDC Biak ketika berstatus sebagai mahasiswa.

Tipe perairan yang cukup dalam menandakan khas perairan laut banda dengan tipe karang yang membentuk dinding atau wall yang dimulai dari kedalaman 5 hingga 6 meter merupkan hal yang menarik yang kita temukan,  kondisi demikian menjadikan lokasi tersebut umumnya terhindar dari kegiatan yang merusak seperti pengeboman selain itu pergerakan arus serta pertemuan dua massa air yang berbeda  menjadikan perairan kaya akan produktivitas plankton, betapa tidak kami menjumpai banyak sekali jenis ikan setiap kali penyelaman, bahkan ikan napoleon (Cheilinus undulatus, hiu baik jenis white thip dan black thip hampir  terdata di setiap kali penyelaman. Tercatat pula di satu titik bernama Magic corner kami menjumpai satu ekor hiu martil  (Hammerhead shark). Satu lokasi lain bernama  Jagatutun kami jumpai ratusan schooling ikan kakap tak lama kemudian scholling barracuda pengalaman menakjubkan bagaimana si ikan ini relatif cukup dekat kurang lebih 2 meter di atas kepala saya, kesempatan ini tak saya sia-siakan untuk menggambil beberapa foto.

Akses yang sulit untuk menuju pulau ini mungkin menjadi salah satu alasan lokasi ini terisolir dari dampak-dampak kegiatan yang merusak, namun di satu sisi akses yang sulit juga menjadi salah satu persoalan lain terkait kebutuhan dan masyarakat pesisir. Itulah sedikit gambaran mengenai kondisi pulau-pulau di Indonesia yang cukup jauh dan sulit untuk di akses sebagaimana janji pemerintah yang akan mencoba menggalihkan sebagian subsidi BBM untuk pembangunan sarana dan prasarana di pulau-pulau wilayah Indonesia. Semoga bukan hanya sekedar wacana sehingga pulau-pulau kecil kita sedikit mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat, khususnya kepada masyarakat pesisir.

Kondisi karang dan ikan karang yang masih cukup baik menandakan sedikitnya gangguan dari aktifitas manusia, upaya konservasi merupakan salah satu solusi jangka panjang agar bisa dimanfaatkan secara lestari

Cara-cara dan upaya pelestarian laut merupakan salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan sumberdaya hayati laut untuk masa depan, pembentukan suatu kawasan konservasi mutlak diperlukan sebagai kawasan bagi perlindungan parsial atau total terhadap eksploitasi manusia, yang tidak kalah pentingnya adalah pembentukan suatu kawasan perlindungan juga harus memperhatikan pendekatan berbasis masyarakat karena pada akhirnya masyarakat pesisir jugalah yang nantinya memanfaatkan hasil tangkapan sebagai mata pencaharian untuk dimanfaatkan sendiri atau untuk dijual kembali.

———————————————————————————————————————————