Menyaksikan penyu bertelur di Pulau Samber Gelap

Pulau Samber Gelap yang memiliki pantai berpasir putih

Pulau Samber Gelap yang memiliki pantai berpasir putih

Hari itu cuaca cukup cerah dimana langit terlihat cerah dengan ratusan bintang, Pak Rahmadi penjaga pulau tersebut mengatakan bahwa setiap malamnya pada pukul 22.00-23.00 WIT merupakan waktu penyu betina untuk naik ke darat untuk melakukan kegiatan bertelur dimana pada waktu tersebut air laut sedang surut-surutnya. Malam harinya pada pukul 23.00 saya bersama Pak Rahmadi dan teman-teman mulai mengelilingi pantai untuk mengecek apakah pada malam ini akan ada penyu betina yang naik ke permukaan untuk bertelur. Seperti yang sudah kita ketahui, penyu betina naik ke pantai untuk bertelur. Dengan kaki depannya, mereka menggali lubang untuk meletakkan telur-telurnya. Kemudian mereka mengisi lubang itu dengan telur-telurnya sebanyak kurang lebih 100 butir (bahkan mungkin lebih). Kemudian mereka dengan hati-hati menutup kembali lubang tersebut dengan pasir dan meratakan pasir tersebut untuk menyembunyikan atau menyamarkan letak lubang telurnya. Setelah proses melelahkan ini selama kurang lebih 1-3 jam berakhir, mereka kembali ke laut. Sekedar informasi, Pulau Samber Gelap yang saya datangi merupakan lokasi yang berada di wilayah Kalimantan Selatan dan merupakan salah satu ruaya (jalur) penyu untuk melakukan peneluran.

Senter Pak Rahmadi mengarahkan kami pada lokasi pertama, saya melihat sebuah jejak yang cukup jelas terlihat, kami pun menyelidiki ke mana jejak tersebut, sambil mencari dan meraba kondisi sekitar yang cukup gelap. Rupanya pada pencarian kami yang pertama si penyu sudah turun kembali ke laut.

Kami pun mulai kembali berjalan mengelilingi pulau, pada pencarian kami yang kedua kami pun menemui penyu hijau, lantas senter dan suara kaki perlahan kita hilangkan, seperti yang kita ketahui bahwa suara dan cahaya yang terlalu terang dapat menganggu dan menghentikan aktifitas penyu ketika bertelur. Penyu Hijau yang kami temui ternyata sudah melakukan aktifitas bertelur, kami terlambat setengah jam dari waktu awal, tapi tak mengapa saya bisa menyaksikan ternyata ukuran penyu yang bertelur ini memiliki ukuran yang cukup besar dengan ukuran 60-80 cm, sangat berbeda jauh ukuran dengan yang saya jumpai ketika menyelam.

Penyu Hijau yyang ditemui sehabis kegiatan bertelur

Penyu Hijau (Chelonia mydas) yang ditemui sehabis bertelur

Selesai bertelur, maka penyu betina pun bersiap pulang kembali menuju laut

Selesai bertelur, maka penyu betina pun bersiap pulang kembali menuju laut

Esok paginya pukul 10.00 WIT  kami kembali menyusuri lokasi tempat ditemukannya penyu bertelur untuk mengambil telur tersebut. Telur yang dijumpai tersebut tidak terlalu banyak umunya penyu bertelur hingga ratusan, namun pada pagi harinya hanya ditemukan 60-70 telur penyu yang bertelur pada lokasi yang kami sambangi.

puluhan penyu yang ditemukan di sarangnya

puluhan telur penyu yang ditemukan di sarangnya

Setiap telur yang dikumpulkan dihargai Rp 2.000 untuk telur penyu sisik dan Rp 4.000 untuk telur penyu hijau, usaha pemanfaatan perlu diimbangi juga melalui usaha konservasi yang berkelanjutan. Setiap tahunnya 700 hingga ribuan tukik dilepaskan ke laut sebagai ganti dari kegiatan perdagangan telur penyu tersebut.

Tukik penyu sisik yang dikonservasikan

Tukik (anakan) penyu sisik yang dikonservasikan untuk dilepaskan di Pulau Samber Gelap

100_0585

tukik penyu hijau yang dikonservasikan

Penyu sendiri telah terdaftar dalam daftar Apendik I Konvensi Perdagangan Internasional Flora dan Fauna Spesies Terancam (Convention on International Trade of Endangered Species – CITES). Konvensi tersebut melarang semua perdagangan internasional atas semua produk atau hasil yang berasal dari penyu, baik itu telur, daging, maupun cangkangnya. Sehingga pemanfaatan daging dan telurnya perlu dilakukan juga usaha konservasi bersama.

Advertisements

One thought on “Menyaksikan penyu bertelur di Pulau Samber Gelap

  1. Pingback: mempromosikan blognya Si Ndut. « sugar and spice and everything nice

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s