suka!

REBMAGZ

Pesta yang sederhana, namun kaya secara makna. Kesan yang nyata timbul masih saja menyisa meski pesta itu telah sepekan berlalu. Inilah mereka dalam sebuah panggung yang tulus dan cukup menyentuh.

Malam itu (5/2), lewat panggung kecil di sebuah kafe mungil, konser mini nan sederhana dilangsungkan. Pelakonnya adalah Deugalih and Folks (DaF), sekelompok pemusik unik, berbeda dan begitu membumi yang terlahir dari skena Universitas Padjajaran, Jatinangor. Mereka sengaja hadir di tengah riuh-ramainya sudut-sudut kota Bandung di akhir pekan itu untuk menyuguhkan pertunjukkan yang berkesan bagi para penggemar setianya.

Sekitar pukul 20.00, MC membuka acara. Ia memanggil dan mencoba meyakinkan pengunjung yang sudah banyak berdatangan, “Percayalah, setelah acara ini kalian akan mendapatkan musik yang keren dan pulang dengan senyuman. Saya telah lama mengenal dan mendengar musik mereka.”

Tak lama kemudian, konser kecilpun dimulai.

Deugalih and Folks mengawalinya dengan sebuah tembang manis berjudul Anak Sungai—sebuah lagu yang ditulis oleh Galih…

View original post 1,018 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s